T Tamu Ilmu Mar 20, 2021

Pasar uang dan bursa dunia kembali terusik, tidak terkecuali juga di negara Asia yang masih dilanda krisis. Perkembangan ini tentu saja merisaukan di tengah berbagai upaya negara‑negara Asia untuk keluar dari krisis ekonomi dan keuangan yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun ini.

Sebagaimana berita‑berita yang bermunculan, penyebab utamanya adalah kebijakan pemerintah Presiden Fernando Cordoso dari Brasil yang mendevaluasi mata uang real sekitar sembilan persen. Real yang tadinya diperdagangkan pada kurs 1,2 real per dolar AS, kini diperdagangkan pada 1,32 real per dolar AS.

Tak bisa dimungkiri, bahwa keberadaan Brasil sebagai salah satu raksasa ekonomi di Amerika Latin membuat setiap kebijakan ekonomi di negara itu akan cepat menimbulkan dampak kawasan. Bobot pengaruhnya bertambah jika melihat posisi Brasil sebagai sasaran investor dan ekspor utama Amerika Serikat ke kawasan itu serta posisinya sebagai negara dengan perekonomian terbesar ke delapan dunia.

Ketergantungan yang demikian kuat ini membuat setiap perkembangan ekonomi di Brasil akan mengguncang ekonomi AS. Jika ekonomi AS memburuk, hal itu akan berakibat pula pada ekonomi Eropa dan Asia. Dampak psikologis inilah yang berakibat pada jatuhnya harga berbagai saham dunia.

Akibat lebih luas dari apa yang terjadi di Brasil ini ialah langkah pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung di Asia, khususnya Indonesia, akan terganggu. Pembahasan tentang utang, rekapitalisasi, dan penjualan aset akan terganggu. Ini akan kembali mengguncang kepercayaan investor untuk kembali berinvestasi di negara‑negara ini.


Judul yang tepat untuk bacaan di atas ialah ....

A. Kebijakan ekonomi di Brasil

B. Keberadaan Brasil sebagai Salah Satu Raksasa Ekonomi di Amerika Latin

C. Perkembangan Perekonomian di Brasil

D. Dampak Devaluasi di Brasil dan Pemulihan Perekonomian di Asia

E. Guncangnya Perekonomian di Amerika Serikat

G Guru

Jawaban

D