T Tamu Ilmu Mar 20, 2021

(1) Puncak kejayaan maritim nusantara terjadi pada masa Kerajaan Majapahit. (2) Majapahit berhasil menguasai dan mempersatukan nusantara. (3) Mempunyai pengaruh sampai ke negara-negara asing, seperti Thailand, Kamboja, India, Filipina, dan China. (4) Kejayaan ini disebabkan karena kemampuan membaca potensi yang dimiliki. (5) Ketajaman visi dan kesadaran terhadap posisi strategis nusantara telah membawa negara ini disegani oleh negara-negara lain.

(6) Namun sayang kini kejayaan itu tidak lagi banyak dikenang. (7) Kejayaan tersebut seakan tertutup oleh potret kemiskinan yang melanda rakyat Indonesia. (8) Kecintaan kita pada laut juga makin dangkal. (9) Rasa keterpihakan negara terhadap dunia maritim pun masih lemah. (10) Meskipun Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah dibentuk, namun fokus pembangunan negara ini masih berfokus di sektor darat. (11) Masalah utamanya adalah masalah paradigma. (12) Paradigma darat/agraris masih kuat melekat pada kebanyakan masyarakat Indonesia. (13) Bangsa Indonesia masih mengidap kerancuan identitas. (14) Di satu pihak bangsa Indonesia memunyai persepsi kewilayahan tanah air, tetapi di pihak lain memosisikan diri secara kultural sebagai bangsa agraris dengan puluhan juta petani miskin yang tidak sanggup kita sejahterakan, sedangkan kegiatan industri modern sulit berkompetisi dengan bangsa lain.

(15) Akibat dari hal ini adalah pembangunan perekonomian maritim dan pembangunan sumber daya manusia tidak pernah dijadikan arus utama pembangunan nasional, yang didominasi oleh persepsi dan kepentingan daratan semata. (16) Dari paparan tersebut, kita mendapati kenyataan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia belum mampu memberdayakan potensi ekonomi kelautan. (17) Negeri ini belum mampu mentransformasikan sumber kekayaan laut menjadi sumber kemajuan dan kemakmuran bangsa. (18) Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut, (LIHAT TABEL). (19) Agar dapat menjadi bangsa yang kuat dan disegani di mata internasional, maka Indonesia harus kembali berwawasan maritim. (20) Permasalahannya adalah apakah masih bisa membangkitkan kembali kejayaan masa lalu tersebut di tengah krisis multidimensi yang belum usai menerpa bangsa kita. (21) Mengembalikan visi kemaritiman bukan sesuatu hal yang mudah. (22) Selain dibutuhkan kemauan yang tinggi untuk merombak sistem yang ada, masalah penyediaan infrastruktur menjadi masalah tersendiri.

Tujuan penulisan teks tersebut adalah ....

A. memaparkan bahwa Indonesia pernah disegani bangsa lain melalui kejayaan Majapahit.

B. menggambarkan perkembangan maritim Indonesia sejak Majapahit hingga kini.

C. menunjukkan bahwa Indonesia dahulu merupakan negara maritim yang kuat.

D. membuktikan adanya potensi kekayaan laut Indonesia yang melimpah.

E. menyadarkan bangsa indonesia untuk kembali berwawasan maritim.

	(1) Puncak kejayaan maritim nusantara terjadi pada masa Kerajaan Majapahit. (2) Majapahit berhasil menguasai dan mempersatukan nusantara. (3) Mempunyai pengaruh sampai ke negara-negara asing, seperti Thailand, Kamboja, India, Filipina, dan China. (4) Kejayaan ini disebabkan karena kemampuan membaca potensi yang dimiliki. (5) Ketajaman visi dan kesadaran terhadap posisi strategis nusantara telah membawa negara ini disegani oleh negara-negara lain.	(6) Namun sayang kini kejayaan itu tidak lagi banyak dikenang. (7) Kejayaan tersebut seakan tertutup oleh potret kemiskinan yang melanda rakyat Indonesia. (8) Kecintaan kita pada laut juga makin dangkal. (9) Rasa keterpihakan negara terhadap dunia maritim pun masih lemah. (10) Meskipun Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah dibentuk, namun fokus pembangunan negara ini masih berfokus di sektor darat. (11) Masalah utamanya adalah masalah paradigma. (12) Paradigma darat/agraris masih kuat melekat pada kebanyakan masyarakat Indonesia. (13) Bangsa Indonesia masih mengidap kerancuan identitas. (14) Di satu pihak bangsa Indonesia memunyai persepsi kewilayahan tanah air, tetapi di pihak lain memosisikan diri secara kultural sebagai bangsa agraris dengan puluhan juta petani miskin yang tidak sanggup kita sejahterakan, sedangkan kegiatan industri modern sulit berkompetisi dengan bangsa lain.	(15) Akibat dari hal ini adalah pembangunan perekonomian maritim dan pembangunan sumber daya manusia tidak pernah dijadikan arus utama pembangunan nasional, yang didominasi oleh persepsi dan kepentingan daratan semata. (16) Dari paparan tersebut, kita mendapati kenyataan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia belum mampu memberdayakan potensi ekonomi kelautan. (17) Negeri ini belum mampu mentransformasikan sumber kekayaan laut menjadi sumber kemajuan dan kemakmuran bangsa. (18) Hal ini ditunjukkan pada tabel berikut, (LIHAT TABEL). 	(19) Agar dapat menjadi bangsa yang kuat dan disegani di mata internasional, maka Indonesia harus kembali berwawasan maritim. (20) Permasalahannya adalah apakah masih bisa membangkitkan kembali kejayaan masa lalu tersebut di tengah krisis multidimensi yang belum usai menerpa bangsa kita. (21) Mengembalikan visi kemaritiman bukan sesuatu hal yang mudah. (22) Selain dibutuhkan kemauan yang tinggi untuk merombak sistem yang ada, masalah penyediaan infrastruktur menjadi masalah tersendiri.	Tujuan penulisan teks tersebut adalah .... A.   memaparkan bahwa Indonesia pernah disegani bangsa lain melalui kejayaan Majapahit. B.   menggambarkan perkembangan maritim Indonesia sejak Majapahit hingga kini. C.   menunjukkan bahwa Indonesia dahulu merupakan negara maritim yang kuat. D.   membuktikan adanya potensi kekayaan laut Indonesia yang melimpah. E.    menyadarkan bangsa indonesia untuk kembali berwawasan maritim.
G Guru

Jawaban

E